• LPG di Jalan Raya
  • Konverter Kit Kreasi Anak Negeri
  • Konverter Kit Sistem Semi Sequential

Lihat Deh...bahayanya gas bocor dalam ruangan...Ngeri!!!

read more →

ALAT PENGIRITAN YANG JUGA MERUPAKAN PRODUK DALAM NEGERI

read more →

Konverter kit BBM ke Biogas



read more →

Konversi BBM ke Bahan Bakar Alternatif Alkohol atau Bioetanol



read more →

Kemasan Sebagai Pelindung Tabung Gas Di Rumah Tangga Dan Kendaraan

Mungkinkah dikemudian hari tidak ada lagi ledakan atau kebakaran yang diakibatkan oleh tabung gas 3kg atau 12kg????  Kasihan harta benda yang musnah begitu saja dan korban jiwa apalagi keluarga.....
read more →

Hebatnya mobil dan motor listrik di China



read more →

Peralatan Konverter Kit Menggunakan Tabung Fleksibel


Kita on lagi nih dari sekian lama tidak menulis....mohon maaf ya...

Pengumuman :
Sebelumnya kami mohon maaf sebesar-besarnya karena ada keterlambatan dalam penyediaan peralatan konverter kit dan kemasan pelindung tabung gas untuk rumah tangga di pasaran.

Hal ini disebabkan karena :
  1. 1. Gagalnya pembuatan cetakan kemasan 3kg di Indonesia (selama 11 bulan lebih kami diperlakukan oleh perusahaan molding dengan trial dan repair tanpa ada kejelasan produksi).
  2. 2. Kami telah membuat kembali kemasan 3kg sekaligus kemasan 14kg yang hingga saat ini dalam pengerjaan dan diperkirakan pada awal bulan Maret sudah dapat diproduksi masal.
 

Didunia dikenal peralatan konverter kit sebagai peralatan aksesoris pada kendaraan untuk merubah sistem kendaraan sehingga kendaraan dapat menggunakan bahan bakar gas selain bahan bakar minyak (BBM).

Didunia juga dikenal dua jenis bahan bakar gas (BBG) yang dipergunakan yaitu :
  1. 1. Bahan bakar gas yang dikompresi atau sering disebut dengan CNG (Compressed Natural Gas), sering juga disebut dengan BBG. Contoh yang dipergunakan pada Busway. Kendaraan menggunakan bahan bakar gas ini masuk dalam kategori NGV (Natural Gas Vehicle).
  2. 2. Bahan bakar gas cair atau sering disebut dengan LPG (Liquid Petroleum Gas), sering juga disebut dengan Vigas pada stasiun pengisian bahan bakar SPBU. Kendaraan menggunakan bahan bakar gas ini masuk dalam kategori LGV (Liquid Gas Vehicle).
Tapi sayangnya didunia mengenal hanya satu jenis peralatan konverter yang hanya menggunakan tabung fix yang artinya tabung dipasang secara permanen dan gas hanya dapat dimasukkan kedalam tabung dengan cara diisi kembali atau disebut dengan cara refill.

Hal ini disebabkan oleh pengembangan peralatan konverter kit negara di Eropa khususnya di negara Italia sebagai nenek moyang atau perintis gas pada kendaraan, tidak mengenal tabung fleksibel. Jika kendaraan menggunakan tabung fleksibel maka harus dibuatkan infrastruktur yang mendukung konsep tabung fleksibel. Sementara gas yang dipakai di rumah tangga dialirkan melalui pipa-pipa gas ke setiap rumah tangga di negara-negara benua Eropa.

Oleh karena itu ditetapkan oleh sipengembang peralatan konverter kit tersebut peraturan atau regulasi mengenai penggunaan bahan bakar gas pada kendaraan sehingga negara-negara yang terdapat di benua Eropa dapat saling mendukung dan penggunaan bahan bakar gas dapat maksimum dengan cara mengisi (refill) menggunakan tabung fix. Regulasi yang dikenal pada penggunaan bahan bakar gas LPG adalah R67 dan pada bahan bakar gas CNG dikenal dengan R110 dari UN ECE (United Nations Economic Commission for Europe).

Dinegara Asia dan di beberapa negara lainnya, gas dapat ditemukan di mana-mana apakah itu di warung-warung, mini market, atau toserba (toko serba ada) dalam bentuk tabung fleksibel. Gas yang terdapat dalam tabung fleksibel tersebut dikenal dengan gas jenis LPG (Liquid Petroleum Gas) dan dapat juga dipergunakan pada kendaraan dengan cara mengganti tabung atau replace.

Energi alaternatif yang tersebar dan bertebaran di setiap lokasi atau tempat memungkinkan negara-negara di Asia dan negara lainnya memanfaatkan kondisi dan keadaan ini sebaik-baiknya menggunakan peralatan konverter kit dengan konsep tabung fleksibel. Jika kondisi dan keadaan infrastuktur sudah terbentuk dengan sendirinya maka hanya tinggal mengembangkan peningkatan kapasitas persediaan gasnya saja dan peralatan konverter kit itu sendiri yang menggunakan konsep tabung fleksibel (replace).

Apakah kita harus selalu mengikuti peraturan atau regulasi yang dibentuk oleh negara lain sementara kondisi dan kebijakan energi harus kita pertahankan mati-matian karena menyangkut kesejahteraan rakyat Indonesia???? Apakah motif dibelakang regulasi negara lain mengenai gas pada kendaraan yang diadposi dan harus diterapkan di Indonesia???

Program pemerintah mengenai konversi bahan bakar gas pada kendaraan tidak akan berjalan jika bahan bakar gas yang dipergunakan adalah CNG dengan tekanan tinggi (200 bar atau +/- 2800 psi). Pembangunan infrastrukturnya saja sudah tidak mungin dilakukan karena satu stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) memerlukan dana kurang lebih 25 miliar untuk membeli alat kompressornya saja. Secara keseluruhan pembangunan SPBG natural gas atau CNG akan menghabiskan dana 50 miliar berikut kepemilikan tanah, pipa-pipa dari sumber gas dan dispensernya. Selain itu tekanan gas yang didapat dari sumber gas yang dialirkan melalui pipa-pipa yang panjang berbeda-beda dan akan sangat mengganggu saat pengisian natural gas (CNG) pada kendaraan.

Yang paling memungkinkan untuk menjalankan program konversi BBM ke BBG adalah dengan menggunakan bahan bakar gas LPG atau Vigas yang dapat ditemukan di SPBU. Sayangnya penggunaan bahan bakar gas ini pada kendaraan tidak didukung sepenuhnya. Sementara di negara Pakistan, India dan negara lainnya sudah beralih perlahan-lahan ke bahan bakar gas LPG karena susahnya mendapatkan tekanan gas CNG yang tinggi tadi. Apalagi di negara-negara benua Eropa dan Amerika, penggunaan bahan bakar gas CNG sudah dilarang pada kendaraan berbadan kecil dan disarankan menggunakan bahan bakar gas CNG pada kendaraan berbadan besar seperti bus dan truck. Sedangkan untuk kendaraan berbadan kecil atau sedan menggunakan bahan bakar gas dengan jenis gas LPG atau Vigas atau di Eropa dengan Autogas.

Untuk dapat menggunakan tabung fleksibel yang berisi gas LPG diperlukan pengamanan pertama dan sangat penting yaitu kemasan atau Cover tabung gas itu sendiri. Kemasan atau cover tersebut harus lulus uji yang terdiri dari :
  1. 1. Uji kedap sehingga tidak akan ada gas yang keluar dan masuk dalam kabin kendaraan jika ada kebocoran. Sistem kedap ini adalah fungsi pertama untuk mendukung keamanan dan keselamatan.
  2. 2. Uji vibrasi yang dilengkapi oleh bantalan kedudukan tabung sehingga getaran, goyangan maupun guncangan tidak akan menggangu aliran gas dan menghindari kebocoran
  3. 3. Uji impact atau crashing adalah uji yang dilakukan pada kemasan agar melindungi tabung dari hantaman, tabrakan atau tubrukan. Kemasan tidak sepenuhnya dapat melindungi hantaman tetapi paling tidak meredam hantaman yang dapat langsung mengenai tabung.
  4. 4. Uji aksi membuang gas adalah fungsi keamanan dan keselamatan untuk membuang gas jika ada kebocoran kecil dalam kemasan. Aksi membuang gas dapat terjadi jika sensor gas yang terdapat dalam kemasan mendeteksi adanya gas dalam kemasan akibat kebocoran gas dan pompa akan melakukan aksi hisap untuk membuang gas keudara bebas keluar kabin kendaraan.
  5. 5. Uji menutup gas adalah fungsi yang dilakukan oleh solenoid shut off valve agar gas tidak akan keluar dari tabung jika kunci kontak tidak on dan tidak ada putaran mesin. Hal ini diperuntukan agar gas tidak akan keluar dari tabung jika kendaraan dalam keadaan berhenti, terjadi tabrakan hingga mesin mati atau dimatikan dari sistem control.
Fungsi lain yang juga sangat penting adalah sistem katup yang bentuknya seperti regulator yang berbeda dari yang mungkin dapat ditemukan dipasaran. Sistem katup untuk mengeluarkan gas dari tabung juga harus lulus uji vibrasi yang terdiri dari getaran, guncangan dan goyangan juga harus tahan dari hantaman.

Tabung dan semua komponen yang berhubungan dengan keamanan dan keselamatan berada dalam kemasan sebagai wadah tampung dari gas dengan pengamannya. Disinilah perbedaan peralatan konverter kit menggunakan tabung fix dan menggunakan tabung fleksibel.

Pada peralatan konverter kit menggunakan tabung fix hanya terlihat tabung permanen yang diikat oleh breaket. Pipa-pipanya tidak lentur dan keras sehingga vibrasi akan menguragi sistem keamanan dan keselamatan. Masih menggunakan sistem klem sehingga masih ditakutkan adanya kebocoran gas dipipa-pipa.

Gambar : Tabung Fix LPG (VIgas) dan CNG

Pada peralatan konverter kit menggunakan tabung fleksibel hanya terlihat kemasan atau cover yang didalamnya ada tabung fleksibel 3kg atau 14kg. Jika gas tidak digunakan sama sekali maka kemasan dapat berguna sebagai bagasi dengan penutupnya. Tabung dapat dilepas dan ditempatkan diluar kabin kendaraan.
Gambar : Kemasan atau cover tabung fleksibel 3kg atau 14kg
Pipa-pipa menggunakan bahan yang lentur tetapi memiliki daya ketahanan yang tinggi yang berhubungan dengan tekanan. Instalasi dan pemasangan peralatan konverter kit dirancang menggunakan ulir dan bukan dengan sistem klem. Selain itu terdapat fungsi keamanan dan keselamatan tambahan menggunakan tabung fleksibel yang mana bahan bakar gas yang digunakan mempunyai bau yang juga sudah diberikan didalam tabung sebagai alat deteksi kebocoran.

Selain kemasan atau cover tabung gas dan sistem katup yang aman terdapat juga komponen small tube untuk memanaskan gas LPG sebelum masuk kedalam ruang bakar. Sistem control yang dibangun dengan menggunakan microcontroller akan mengatur besaran bahan bakar gas. Pada panel control terdapat juga switch untuk merubah secara langsung penggunaan bahan bakar BBM saja atau BBG saja yang mana jika BBG dalam tabung sudah mendekati habis akan terjadi pencampuran antara BBM dan BBG. Microcontroller akan mengatur pencampuran BBM dan BBG hingga gas dalam tabung menjadi kosong karena konsep yang dipergunakan adalah dengan sistem mengganti tabung atau replace dan bukan mengisi tabung atau refill. Dengan menggunakan komponen small tube dan microcontroller maka BBM dan BBG akan bercampur dari BBM dengan prosentase 30% hingga 100% dan BBG dengan prosentase 40% hingga 0% atau kosong secara otomatis.

Keberadaan small tube dan microcontroller akan menambah fungsi keamanan dan keselamatan dalam mengemudi kendaraaan. Mesin kendaraan tidak akan mati atau berhenti berfungsi karena bahan bakar gas habis atau tekanannya menjadi rendah tetapi mesin kendaraan akan tetap berfungsi karena akan terjadi pencampuran kedua bahan bakar jika tekanan gas menjadi rendah atau kapasitas gas dalam tabung menjadi berkurang atau habis.

Disinilah letak perbedaan yang sangat prinsipil selain keberadaan kemasan dalam pengembangan peralatan konverter kit kreasi anak bangsa yang didukung oleh PUSINOV-LIPI dibawah KEMENRISTEK. Pada konverter kit yang beredar saat ini panel hanya dapat memilih penggunaan BBG saja atau BBM saja tanpa adanya pencampuran karena konsep peralatan konverter kit yang beredar saat ini berlandaskan sistem refill atau mengisi kembali gas kedalam tabung.

Semoga keberadaan peralatan konverter kit ini dapat membantu rakyat dalam kesusahan mencari BBM yang semakin langka dan mahal. Energi alaternatif ini juga sangat mendukung program pemanasan global yang mengakibatkan banjir dimana-mana saat ini. Kita bangun negara ini dengan keteguhan hati tanpa adanya intervensi negara lain dalam mengatur hajat hidup orang banyak. Dari rakyat untuk rakyat adalah moto dan simbol hidup dengan selalu mengingat sejarah bangsa ini. Jadilah bangsa yang besar untuk menentukan kemajuan bangsa sendiri. Amin….

(Dipl.-Ing. A. Hakim Pane)

read more →

Tanggapan Seputar 4 Artikel Dan Pameran Yang Berlangsung


Dari empat artikel di Blog yang kami tayangkan baru-baru ini untuk mendukung 2 pameran yang kami selenggarakan di Indo Automotive dan di PRJ, ternyata pada blog kami banyak sekali pertanyaan seputar penggunaan bahan bakar gas (BBG). Salah satu pertanyaan yang lumayan sering muncul dan lengkap kami pilah pilih seperti yang dapat dilihat dibawah ini….

Salam perkenalan

Saya sudah baca situs anda di internet soal konversi BBM ke Gas dan tertarik untuk penerapannya di roda dua.
read more →

Sekarang Ikut Pameran Di PRJ Untuk Produk Kemasan Tabung LPG 3kg

read more →

Pameran Indo Automotif di JIEXPO Kemayoran tanggal 23-25 Mei


read more →

Kemasan Tabung Fleksibel 3kg di Rumah Tangga

 

read more →

Pasang Konverter Kit LPG Sekarang !

Kami menerima pendaftaran dengan harga produk sebesar Rp. 7.000.000,-. Diberlakukan pembayaran uang muka sebesar 50% sebagai Down Payment (DP). Kami akan memasangkan pada kendaraan satu bulan setengah kemudian.

Klik Disini : Dukungan Demonstrative Projects

Kontak Kami:

Email : hakim.pane@gmail.com atau kano6678@yahoo.com,

HP:082111059985